Ketika langkah terasa berat,
bukan karena panjang jarak
tetapi ketegaran yang harus dijaga.
Di sana aku belajar,
bahwa pengampunan bukan sekadar kata,
tapi proses dan perjalanan panjang,
yang menuntun pada damai yang nyata.
Kerendahan hati adalah kunci.
Tanpanya, manusia akan terperangkap,
dalam labirin pride dan gengsi.
Tapi dengannya, terbuka arah kembali,
meski sempit dan mengimpit.
Sekali lagi aku memahami,
hidup yang penuh arti,
bukanlah hidup yang dipenuhi banyak ambisi.
Tapi hidup yang alami,
berjalan dalam kebenaran, hari lepas hari.
Tidak perlu suara nyaring,
cukup dengan diam yang bersaksi,
bahwa Tuhan hidup dan hadir.
Dia setia menyertai,
bahkan di setiap langkah-langkah kecil.
Santi Konanjaya